Tahun Depan Jawa Barat tak Lagi Ada Eselon 4, Perubahan 4.0 Menggeser 400 PNS Digantikan Robot

photo author
Cipyadi, Protokol24
- Rabu, 22 Desember 2021 | 14:06 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meluncurkan JSMC di Gedung Sate Bandung, Selasa (21/12/2021)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meluncurkan JSMC di Gedung Sate Bandung, Selasa (21/12/2021)

 

PROTOKOL24- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan pemerintahan provinsi tidak bisa melawan perubahan pada era 4.0 yang sedang terjadi saat ini.

Ridwan Kamil memprediksi di masa depan PNS Jawa Barat pun bergeser terlebih pada struktural.

"Mulai tahun depan tidak ada lagi eselon 4. Dari perubahan itu jangan dibilang perubahan itu hanya ada di PT Pos atau BPJS. Jadi kami pemerintahan provinsi pun tidak bisa melawan perubahan yang namanya 4.0 orang yang tidak bisa melawan," tandas Ridwan Kamil saat peluncuran Jabar Migrant Service Centre.

Baca Juga: Geng Motor Berulah Menganiaya Warga, Polisi Amankan 10 Orang Pelakunya

Ridwan Kamil menyebutkan hingga saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menggantikan 400 PNS dengan artificial intelligence (AI) seiring dengan perkembangan teknologi saat ini.

Bahkan penilaian terhadap kinerja PNS di Jawa Barat pun sudah dilakukan secara digital atau melalui komputerisasi. Sistem komputer yang dimiliki Jawa Barat bisa menilai objektif para PNS yang bertugas di wilayahnya.

Hal ini tentu menjadi terobosan dan hanya Jawa Barat yang telah menerapkan sistem tersebut.

Dengan sistem ini, setiap ada lowongan maka komputer akan menominasikan 3 terbaik dari kapasitas dan integritasnya. Sehingga dengan demikian, maka ditindaklanjuti dengan melantik nominasi terbaik tanpa harus membahas tanya jawab dan lain sebagainya.

"Rotasi mutasi di Jawa Barat, kalau ada kepala dinas kosong saya sudah pakai artificial intelligence tidak perlu lelang," sebut Ridwan Kamil.

Baca Juga: Cegah Omicron Saat Nataru, PeduliLindungi Dipertegas Pengamanan Dipertebal  

Terobosan lainnya yang juga dilakukan adalah pada sistem perencanaan pembangunan Jawa Barat yang sudah memakai aplikasi penuh.

Akibatnya ada 400 PNS yang harus digantikan tadi, selanjutnya yang digantikan itu akan digeser menjadi pekerjaan dinamis. Seperti mempromosikan target investor, membereskan krisis, hingga mempromosikan petani milenial.

"Karena dulunya dia ke sini cuman input dan 5 proses dalam pembangunan Jawa Barat proses input, proses tuang input, sekarang proses sudah pakai robot," ucapnya.(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Cipyadi

Sumber: Pikiran Rakyat.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X