Pengawasan Ketat Destinasi Wisata Jawa Barat Selama Libur Nataru Diterapkan

photo author
Tim Protokol24 01, Protokol24
- Senin, 27 Desember 2021 | 10:01 WIB
Ilustrasi liburan NATARU.  (Freepik)
Ilustrasi liburan NATARU. (Freepik)

PROTOKOL24- Komitmen Jawa Barat untuk menerapkan aturan ketat protokol kesehatan guna memperketat pergerakan orang dan mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 saat selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) benar-benar diterapkan.

Apalagi di tengah kewaspadaan menghadapi Omicron, varian baru Covid-19 yang saat ini sudah terdeteksi di Indonesia.

Salah satunya seperti upaya yang dilakukan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat yang menyiagakan tim pada destinasi wisata favorit selama Nataru.

Tim akan bertugas meningkatkan pengawasan penerapan protokol kesehatan pada destinasi wisata, hingga melakukan pemeriksaan kesehatan kepada pengunjung secara acak.

Baca Juga: Pemilik Mobil Tesla Model S Ledakkan Mobil Miliknya karena Kesal Diminta Ganti Baterai Baru 300 juta

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat menyiagakan timnya ke delapan wilayah mulai dari Bandung Raya Lembang-Ciater, Cipanas-Kamojang-Santolo, Pangandaran, Palabuan Ratu, Bogor-Puncak-Cianjur, Cirebon-Kuningan, serta Ciwidey-Pangalengan.

"Hal ini merupakan upaya antisipasi penyebaran virus Covid-19 dan mencegah lonjakan wisatawan saat libur Natal pada akhir pekan. Pengawasan tetap berlangsung hingga momen tahun baru," Ketua Divisi Pariwisata, Telekomunikasi dan Transportasi Komite Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik, seperti dikutip PROTOKOL24 dari Pikiran Rakyat berjudul Destinasi Wisata di Delapan Wilayah Jawa Barat Diawasi Ketat di Musim Libur.

Baca Juga: Daftar Harga Samsung Galaxy M Terbaru Akhir Desember 2021, Ada Samsung Galaxy M02, M22, M32, M03s, M52 5G 

Dedi sendiri memantau pelaksanaan pengawasan protokol kesehatan bersama Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Jawa Barat M.Syahduddi, Kogartap serta Kabid Destinasi Pariwisata di Taman Safari Bogor Jawa Barat Sabtu kemarin.

"Kami memonitor kunjungan masyarakat ke daya tarik wisata untuk menekan penyebaran Covid-19 pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)," ujar dia

Selain protokol kesehatan, yang menjadi salah satu penekanan untuk pengelola wisata adalah pemberlakuan dan memaksimalkan aplikasi PeduliLindungi sebagai screening awal kondisi kesehatan pengunjung.

Baca Juga: Disparbud Kota Bogor Memantau Peningkatan Jumlah Pengunjung di 5 Lokasi Wisata

Kemudian, pihaknya melakukan pengetesan antigen di beberapa titik destinasi. Tes antigen tersebut dibagi dalam dua, pertama dilakukan secara acak dan lainnya ditujukan untuk pengunjung yang tidak memiliki aplikasi PeduliLindungi serta tidak bisa menunjukkan hasil vaksinasi.

Beberapa titik yang dipilih untuk pengetesan adalah Taman Safari dan Pantai Pangandaran. Dari ratusan tes, sejauh ini belum ada yang dinyatakan positif Covid-19.

"Kalau soal protokol kesehatan memang sudah baik. Nah aplikasi PeduliLindungi dan pengetesan Covid-19 juga kami lakukan. Sejauh ini belum ada yang positif," kata dia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Cipyadi

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X