Upaya Pengendalian Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Oleh Pemerintah Jawa Barat

photo author
Irma Cristine, Protokol24
- Jumat, 18 November 2022 | 18:36 WIB
Petugas mengecek kesehatan mulut hewan ternak (Foto : Tangkapan layar sosmed)
Petugas mengecek kesehatan mulut hewan ternak (Foto : Tangkapan layar sosmed)

Hewan yang tertular virus PMK diisolasi terlebih dahulu untuk menghindari penularan ke hewan lainnya.

Baca Juga: Harga Samsung Galaxy M Terbaru dan Terlengkap di Bulan Oktober 2022, Harga Murah Kapasitas Baterai Besar

Guna mempercepat peningkatan daya tubuh hewan ternak, para tim medik memberikan obat-obatan dan antibiotik untuk mencegah infeksi lanjutan pada ternak yang tertular.

Pemberian obat-obatan ini dilengkapi juga dengan vitamin, mengingat hewan ternak tertular PMK memiliki nafsu makan yang rendah.

Tak hanya petugas medis, para peternak pun mengupayakan pemulihan kondisi kesehatan sapi dengan membuat ramuan tradisional sebagai obat. Salah satunya seperti penggunaan larutan kunyit dan temu hitam sebagai antibiotik alami serta penambah nafsu makan hewan ternak. Lain lagi, ada larutan kunyit, telur, dan gula jawa sebagai peningkat imunitas hewan ternak.

 Baca Juga: Harga HP Xiaomi Keluaran Terbaru Bulan Oktober 2022, Lengkap Mulai dari Redmi Sampai Xiaomi 11T, Redmi 11

Untuk langkah preventif dan pengendalian wabah hewan ternak, vaksinasi pun akan hadir dalam waktu dekat.

Tidak hanya fokus kepada hewan ternak, para Tim Satgas PMK DKPP Jabar juga fokus dalam menjaga prokes di lingkungan peternakan dengan melakukan pengetatan biosecurity.

Penerapan biosecurity ini bisa mencegah lebih banyak hewan yang tertular. Adapun protokol biosecurity ini meliputi desinfeksi kandang secara berkala dan penutupan akses tamu ke peternakan hingga situasi mulai kondusif kembali.

Baca Juga: Berhasil Pertahankan Komoditas Pangan Nasional, Kabupaten Indramayu Terima Penghargaan Menteri Pertanian

Jadi, meski demikian penyebaran sudah meluas namun kondisi PMK di Jawa Barat tetap aman terkendali dengan berbagai tindakan pengendalian dan koordinasi dengan pemerintah.

Dalam rapat koordinasi dengan pihak Gubernur Jawa Barat, Gubernur menegaskan bahwa hal yang terpenting adalah peran pemerintah hadir memberikan pendampingan di masyarakat untuk bersama menghadapi wabah virus PMK ini.

Ditambah lagi, pihak dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jawa Barat  juga sudah membentuk Tim Satgas PMK Untuk menangani berbagai pertanyaan atau laporan mengenai wabah virus PMK.

Jika ada pertanyaan lebih lanjut mengenai perkembangan terkini PMK maka bisa menghubungi Hotline PMK di 0813 9447 8396.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Irma Cristine

Sumber: Pemprov Jabar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X