Ini Alasan Mengapa Tulisan Tangan Dokter Sulit Dibaca

photo author
Tim Protokol24 01, Protokol24
- Sabtu, 20 November 2021 | 18:23 WIB
Tulisan dokter. Foto/Ist.
Tulisan dokter. Foto/Ist.

PROTOKOL24- Tulisan tangan Dokter sejak dulu dikenal sebagai tulisan yang sulit dibaca.

Pernahkah anda menerima resep obat yang ditulis dokter?. Saat berobat, kita kerap menerima resep dokter yang tidak bisa dibaca dengan jelas. Mengapa demikian?

Dr. Hermawan Saputra selaku Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) menjelaskan sebab mengapa tulisan dokter jelek.

"Seorang tenaga kesehatan memiliki volume layanan yang cepat. Kecepatan berpikir tidak diampu kecepatan jari jemarinya sehingga kadang penulisannya begitu teramat 'indah', susah dibaca masyarakat," kata Hermawan Saputra dikutip PROTOKOL24 dari Pikiran Rakyat, berjudul Kenapa Tulisan Dokter Jelek? Simak Penjelasan Berikut.

Bahkan seorang apoteker pun, lanjutnya, kerap melakukan konfirmasi ulang kepada dokter saat membaca resep darinya.

Baca Juga: MenPAN RB Tanggapi Temuan Data 31 Ribu ASN Menerima Bansos, Jika Terbukti Menerima Dikenakan Sanksi

Namun memasuki era digital dan komputerisasi, tulisan jelek dokter mulai teratasi. Sebab para dokter saat ini lebih sering menuliskan resepnya di komputer dan hampir jarang menulis tangan.

Meski demikian, tetap mengharuskan apoteker yang membaca resep untuk melakukan konfirmasi ulang.

"Jadi tetap kalaupun ada peralihan full antara penggunaan peresepan konvensional dengan yang sifatnya electronic base, maka tetap harus ada fungsi konfirmasi dan itu dimungkinkan secara teknologi," jelasnya.*** (Rio Rizky Pangestu/Pikiran Rakyat)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Cipyadi

Sumber: Pikiran Rakyat.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X